Pangdam I/BB Kunjungi Markas Yonif 122/Tombak Sakti Dalam Rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-PNG Statis TA 2026 di Sambut Dandim 0207/Simalungun

 


Pangdam I/BB Kunjungi Markas Yonif 122/Tombak Sakti Dalam Rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-PNG Statis TA 2026 di Sambut Dandim 0207/Simalungun

Rabu, 24 Juni 2026, Juni 24, 2026
Foto: Dok.Kodim 0207/Simalungun 


Simalungun – Semangat pengabdian dan kesiapan menghadapi tugas negara terlihat jelas saat Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, mengunjungi Markas Yonif 122/Tombak Sakti (TS) di Jalan Melanton Siregar, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (24/6/2026).


Kedatangan Pangdam I/BB beserta rombongan disambut langsung oleh Danrindam I/BB Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf. Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P, Danbrigif 7/Rimba Raya Letkol Inf Suyono, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Agus Rangkuti, serta Danyonif 122/TS Letkol Inf Jati Yuli Adiputra beserta jajaran perwira Satgas.


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Statis Tahun Anggaran 2026 yang akan bertugas di wilayah Papua. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan display materiel dan gelar pasukan guna memastikan kesiapan personel maupun perlengkapan yang akan digunakan selama penugasan.


Di hadapan seluruh prajurit Satgas Yonif 122/TS, Pangdam I/Bukit Barisan memberikan arahan yang sarat motivasi, menanamkan nilai-nilai profesionalisme, disiplin, kebersamaan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas negara.


Mayjen TNI Hendy Antariksa menegaskan bahwa penugasan operasi merupakan sebuah kehormatan yang tidak diperoleh oleh setiap prajurit. Oleh karena itu, kesempatan tersebut harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, serta dedikasi yang tinggi.


"Tugas operasi adalah kehormatan dan kebanggaan sebagai prajurit. Jalankan dengan tulus, ikhlas, profesional, dan selalu waspada. Keberhasilan sejati bukan hanya menyelesaikan tugas dengan baik, tetapi juga kembali ke satuan dan keluarga dalam keadaan sehat dan selamat," pesan Pangdam.


Dalam arahannya, Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas selama bertugas. Seluruh personel diminta untuk menghilangkan sekat perbedaan satuan asal dan menjadikan diri sebagai satu keluarga besar yang membawa nama baik TNI Angkatan Darat.

Menurutnya, keberhasilan operasi bukan hanya tanggung jawab para komandan atau perwira, melainkan hasil kerja sama seluruh prajurit yang saling mendukung dan menjaga satu sama lain di medan tugas.


Sebagian besar personel yang akan diberangkatkan merupakan prajurit muda dengan semangat dan energi yang tinggi. Pangdam berharap semangat tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan Papua.


Selain kesiapan fisik dan materiil, Pangdam juga menekankan pentingnya kesiapan mental serta disiplin tempur sebagai kunci keberhasilan operasi. Setiap prajurit harus memahami prosedur, bertindak sesuai aturan, dan selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.


Usai memberikan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan serta pemberian cenderamata dari Dansatgas Yonif 122/TS kepada Pangdam I/Bukit Barisan sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan atas pelaksanaan Riksiapops Satgas Pamtas RI–PNG Statis TA 2026.


Kunjungan Pangdam I/Bukit Barisan ini menjadi bukti nyata komitmen pimpinan TNI AD dalam memastikan seluruh personel Satgas Yonif 122/TS siap secara fisik, mental, dan profesional sebelum mengemban amanah negara di wilayah perbatasan Papua.


Dengan bekal semangat juang, disiplin, soliditas, dan Do'a seluruh keluarga besar TNI, Satgas Yonif 122/TS diharapkan mampu menjalankan tugas dengan sukses, menjaga kedaulatan NKRI, serta kembali ke tanah kelahiran dengan membawa kebanggaan dan kehormatan.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Redaksi 

TerPopuler